/Kapolres Nias : Kasus Penganiayaan Auditor BPKP Dituntaskan Segera

Kapolres Nias : Kasus Penganiayaan Auditor BPKP Dituntaskan Segera

 

NIASTODAY.COM | Gunungsitoli – Terkait kasus penganiayaan terhadap dua orang auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Menjadi atensi Kepolisian untuk segera dituntaskan.

Hal itu disampaikan Kapolres Nias AKBP. Deni Kurniawan. SIK, Saat ditemui diruang kerjanya, Mapolres Nias, Jalan Bhayangkara, Kota Gunungsitoli. Jumat (14/12/2018) petang.

Deni memberitahu bahwa pihaknya tengah mengumpulkan barang bukti berupa visum dan pemeriksaan saksi.

“Kasus ini jadi atensi kami. Tim penyidik terus mengumpulkan barang bukti berupa visum dan pemeriksaan saksi. Diduga ini menyangkut auditing keuangan di Nias Utara. Kalau ini tidak tuntas, tentu akan jadi preseden buruk”, Ucapnya

Adapun pihak korban yakni Jamanna Sembiring alias Jaman dan Sandro Simatupang (Auditor) dan terlapor adalah berinisial “OL” bersama 4 orang rekannya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, Disisi lain juga Polisi telah menerima laporan (TKP yang sama) dengan Pelapor “OL” dan Terlapor nya adalah kedua auditor BPKP dengan delik kasus perbuatan tidak menyenangkan.

“Dalam hal ini Polisi akan menempatkan diri dalam posisi yang profesional untuk menangani kedua jenis laporan kasus tersebut. Jika mencukupi dua alat bukti, Maka akan kita tetapkan tersangka”, Pungkasnya.

Sedangkan Terlapor Ododogo Lase (OL) ketika memberi keterangan pers di halaman Mapolres Nias (usai membuat laporan polisi) membantah keras telah sengaja menganiaya auditor BPKP tersebut. Kamis (13/12)

Ododogo memberitahu bahwa kedua auditor BPKP itu telah berucap tidak baik kepadanya dengan nada penghinaan.

Pada berita sebelumnya, Dua orang auditor BPKP telah di aniaya usai melakukan tugas dinas pemeriksaan proyek pembangunan oleh salah seorang oknum Kontraktor Ododogo Lase “OL” (yang diketahui berstatus Calon Anggota Legislatif), Rabu (12/12) kemarin, di lokasi objek wisata yang terletak di Desa Balefadoro Tuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara.

Akibat insiden tersebut, Kedua auditor mengalami luka lebam dan membuat laporan ke Mapolres Nias, Rabu (12/12) Malam, dengan pengawalan Personil Unit Reskrim Polsek Lahewa.

(Tim/Red)